Main Menu

Analog Clock



Lomba dan Pameran Hasil Kreasi Anak Bangsa 2011 PDF Print E-mail
Written by Radip   
Monday, 26 September 2011 11:31

Semarang - Pada hari Minggu kemarin (25/9), Racana Diponegoro mengadakan kegiatan Gelar Unggulan tahun 2011. Gelar Unggulan merupakan kegiatan rutin Racana Diponegoro yang diselenggarakan setiap tahunnya. Pada tahun 2011, UKM Pramuka Undip ini mengambil sebuah konsep kegiatan “Lomba dan Pameran Hasil Kreasi Anak Bangsa”. Kegiatan tersebut terdiri dari Lomba Kerajinan Barang Bekas, Lomba Fotografi, dan Pelatihan Membatik. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan ekonomi kreatif di kalangan pelajar, mengenalkan budaya batik sejak dini kepada anak-anak, serta mengenalkan Racana Diponegoro sebagai UKM Pramuka yang tidak terbatas pada kegiatan kepramukaan.

Kegiatan yang berlangsung di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Joglo Undip Pleburan ini, diawali dengan upacara pembukaan yang dihadiri oleh Rektor Universitas Diponegoro Prof. Sudharto P. Hadi, MES, Ph.D, Pembina Kehormatan Racana Diponegoro Bunda Tien Soepeno, SH., Pembina Gudep 11.045 dr. Erie BPS Andar Sp.Bs. serta peserta lomba dan pameran.

Dalam kegiatan tersebut, dihadirkan pula grup tari “Ceudah Rupa” yang mempersembahkan tari Rateeb Meuseukat - salah satu tarian khas dari daerah Aceh. Tidak lupa Prof. Sudharto memberikan sambutannya, Beliau sangat mengapresiasi kegiatan positif ini. Menurut Beliau, dengan adanya lomba kerajinan barang bekas dapat memberikan manfaat kepada masyarakat luas untuk memanfaatkan barang bekas dapat mengurangi timbunan sampah yang selalu meningkat akibat dari aktivitas manusia dengan reuse, reduce dan recycle. Begitu pula lomba fotografi dan pelatihan membatik. Kegiatan resmi dibuka dengan penancapan kapak oleh Prof. Sudharto yang juga sebagai Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan 11.045-11.046.

 

Kegiatan yang bertajuk “Yang Muda, Yang Berkreasi” ini diikuti 6 peserta dari 4 SMA-SMK diantaranya SMA Negeri 3 Semarang, SMK Negeri 2 Semarang, SMA Kesatrian 1 Semarang, dan SPMA H. Moenadi Ungaran. Setelah upacara pembukaan, para peserta menyiapkan stand pameran dengan menghias stand agar terlihat cantik untuk dipresentasikan di depan dewan juri. Pameran dimulai dengan penilaian dari tim juri dari Dosen Seni Rupa Unneas yang terdiri dari Triyanto, MA dan Supatmo, S.Pd., M.Hum. Selain itu, dalam waktu bersamaan, pelatihan membatik juga dimulai. Pelatihan membatik ini mengundang sejumlah 40 anak sekolah dasar yang berada di sekitar Pleburan, SD Negeri 04 dan SD Negeri 03 Pleburan. Pelatihan membatik mendatangkan pemateri dari seorang pengusaha batik dari Ambarawa, Abdul Kholiq Fauzi. Bang Dul, sapaan akrab dari keluarga besar Racana Diponegoro ini memberikan pelatihan mulai dari bagaimana membuat pola batik di atas kain, memberi lilin pada pola yang sudah dibuat dengan menggunakan canting, dan bagaimana cara pewarnaan batik sehingga menjadi batik yang bagus. Anak-anak nampak antusias dalam mengikuti pelatihan ini. “Ternyata membatik itu susah, tapi asyik” ujar salah satu peserta membatik Alfiana. Ia sangat senang dengan adanya pelatihan membatik ini, ia jadi tahu bagaimana proses dari kain putih hingga menjadi kain batik yang bagus. Tidak hanya anak-anak SD yang mengikuti pelatihan tersebut. Peserta pameran kerajinan barang bekas dan fotografi dan panitia juga ikut berpartisipasi dalam meramaikan pelatihan ini. Semua hasil karya batik dari peserta dapat dibawa pulang.

Sebelumnya pada hari jumat (23/9) telah diadakan penilaian oleh dewan juri untuk kategori lomba fotografi. Tim juri lomba fotografi terdiri dari Reza Yulianto Tri W. dari mahasiswa jurusan desain komunikasi visual Udinus dan Hendra Kusuma W. H. dari LPM Manunggal Undip. Sehingga pada pelaksanaan pameran para pemenang lomba fotografi sudah dihubungi oleh panitia untuk ikut serta dalam acara pameran dan pemberian hadiah.

Dan pada penutupan acara, diumumkan pemenang dari tiap-tiap kategori lomba.

Pemenang lomba kerajinan barang bekas:

  • Juara I diraih oleh SM K Negeri 2 Semarang dengan karya “Aquarium Bonsai Bawang”.

 

 

 

 

 

 

 

  • Juara II diraih oleh SMA Kestarian 1 Semarang dengan karya “Beauty Lamp”.

  • Juara III diraih oleh SPMA H. Moenadi Ungaran dengan karya “Perangkap Serangga”.

Dan pemenang lomba fotogafi :

  • Juara I diraih oleh Aisy Al Ayyubi siswa SMA Kesatrian 1 Semarang dengan karya “Sang Penggembala Belajar di Senja Hari”.
  • Juara II diraih oleh Satrio Pam budi siswa SMA Negeri 3 Semarang dengan karya “Pelajar SD di Tepi Jalan”.
  • Juara III diraih oleh Anjasmara siswa SMA Kesatrian 1 Semarang dengan karya “Kubiayai Urusan Keluargaku Walau Panas Terik Menghadangku”.

Untuk juara I tiap kategori lomba berhak membawa pulang Tropi Rektor Undip.

Harapan kedepan setelah diadakan kegiatan ini adalah supaya masyarakat luas khususnya pelajar lebih memperhatikan sampah dan dapat memanfaatkan kembali sampah menjadi barang yang berguna dan mempunyai nilai ekonomis. Serta menjadikan anak-anak lebih mencintai warisan nenek moyang dan budaya bangsa sendiri yaitu batik. “Racana Diponegoro baru merintis kegiatan ini, meskipun peserta sedikit kami tidak berkecil hati. Semoga kegiatan ini akan terus berlanjut dan menjadi rekomendasi kegiatan di tahun berikutnya dan dapat meningkatkan kreatifitas pelajar” kata Ketua Panitia, Adri Prabani dalam sambutannya. Selamat bagi para pemenang lomba, semoga dapat memotivasi untuk terus berprestasi dan berkarya. (Humas RD)

 

 

Last Updated on Thursday, 10 November 2011 08:44